Oktober 24, 2014

Rindu Tak Sampai


Aku bergerak ke kanan lalu ke kiri
Aku melihat ke depan lalu ke belakang
Aku berjalan ke samping lalu berbalik lagi
Aku berdiri lalu duduk kembali

Tahu aku sedang apa?
M e r i n d u k a n

Gelisah, uring-uringan
Ini lebih tak mengenakan daripada ketika kamu sedang menunggu orang
Hubungi tidak. Hubungi tidak. Hubungi tidak
Mungkinkah akan mengganggu
Atau hanya akan diread saja
Huft.

Aku tak sanggup
Menahan rindu yang tak pernah sampai
Menahan kata yang tak pernah terucap
Menahan airmata untuk sebuah pelukan

Aku tak kuat
Menerima bahwa mereka tak tahu
Menerima bahwa mereka tak peduli
Menerima bahwa mereka tak merasa

Aku terdiam
Mencerna otakku untuk kembali merasakan hangatnya matahari yang seharusnya membuatku semangat
Tapi belum kudapat karena rindu ini
Hanya aku dan orang-orang seperti aku yang tahu rasanya

Tak mampu berbicara
Tak mampu bertegur sapa
Hanya menunggu pelukan nyata
Airmata tak terbaca
Tiba-tiba telah terseka
Suasana hati kian mendera

Tak ingin mengumbar kata
Hanya sebuah doa yang kubaca
Tak ingin janji semata
Hanya sebuah senyuman mata

Astagfirullohalazdim…
Tenggelamkan saja diriku
Bunuh rinduku
Biar saja mereka tak mengerti
Rindu tak sampai ke relung hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.