Aku bergerak ke kanan lalu ke kiri
Aku melihat
ke depan lalu ke belakang
Aku berjalan
ke samping lalu berbalik lagi
Aku berdiri
lalu duduk kembali
Tahu aku
sedang apa?
M e r i n d
u k a n
Gelisah,
uring-uringan
Ini lebih
tak mengenakan daripada ketika kamu sedang menunggu orang
Hubungi tidak.
Hubungi tidak. Hubungi tidak
Mungkinkah akan
mengganggu
Atau hanya
akan diread saja
Huft.
Aku tak
sanggup
Menahan rindu
yang tak pernah sampai
Menahan kata
yang tak pernah terucap
Menahan airmata
untuk sebuah pelukan
Aku tak kuat
Menerima bahwa
mereka tak tahu
Menerima bahwa
mereka tak peduli
Menerima bahwa
mereka tak merasa
Aku terdiam
Mencerna otakku
untuk kembali merasakan hangatnya matahari yang seharusnya membuatku semangat
Tapi belum
kudapat karena rindu ini
Hanya aku
dan orang-orang seperti aku yang tahu rasanya
Tak mampu
berbicara
Tak mampu
bertegur sapa
Hanya menunggu
pelukan nyata
Airmata tak
terbaca
Tiba-tiba
telah terseka
Suasana hati
kian mendera
Tak ingin
mengumbar kata
Hanya sebuah
doa yang kubaca
Tak ingin
janji semata
Hanya sebuah
senyuman mata
Astagfirullohalazdim…
Tenggelamkan
saja diriku
Bunuh rinduku
Biar saja
mereka tak mengerti
Rindu tak
sampai ke relung hati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.